Perbedaan Throughput Dengan Bandwidth

by Betara

Kata bandwidth mungkin sudah tidak lagi asing didengar masyarakat luas. Namun, tidak demikian dengan istilah throughput yang masih asing karena memang jarang diperkenalkan, khususnya bagi orang di luar dunia IT.Secara umum, istilah bandwidth erat kaitannya dengan kecepatan internet.

Sementara secara teoritis, bandwidth merupakan potensi untuk mengirimkan data selama periode tertentu. Sedangkan, throughput merupakan istilah lain yang terkait dengan kecepatan internet yang berkaitan dengan komunikasi antara dua entitas.

Baik bandwidth maupun throughput merupakan metrik laju yang digunakan untuk mengukur kinerja jaringan. Bila throughput memberi tahu pengguna berapa banyak data yang ditransfer dari sumber pada waktu tertentu (real-time), bandwidth memberi tahu pengguna berapa banyak data yang secara teoritis dapat ditransfer dari sumber pada waktu tertentu.

Bandwidth

Bandwidth adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat lain dalam suatu waktu tertentu. Bandwidth dapat dipakaikan untuk mengukur baik aliran data analog mau pun aliran data digital. Sekarang telah menjadi umum jika kata bandwidth lebih banyak dipakaikan untuk mengukur aliran data digital.
Satuan yang dipakai untuk bandwidth adalah bits per second atau sering disingkat sebagai bps. Seperti kita tahu bahwa bit atau binary digit adalah basis angka yang terdiri dari angka 0 dan 1. Satuan ini menggambarkan seberapa banyak bit (angka 0 dan 1) yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lain dalam setiap detiknya melalui suatu media.
Bandwidth adalah konsep pengukuran yang sangat penting dalam jaringan, tetapi konsep ini memiliki kekurangan atau batasan, tidak peduli bagaimana cara Anda mengirimkan informasi mau pun media apa yang dipakai dalam penghantaran informasi. Hal ini karena adanya hukum fisika mau pun batasan teknologi. Ini akan menyebabkan batasan terhadap panjang media yang dipakai, kecepatan maksimal yang dapat dipakai, mau pun perlakuan khusus terhadap media yang dipakai. Berikut adalah contoh tabel batasan panjang medium dan kecepatan maksimum aliran data.

Throughput

Ternyata konsep bandwidth tidak cukup untuk menjelaskan kecepatan jaringan dan apa yang terjadi di jaringan. Untuk itulah konsep Throughput muncul. Throughput adalah bandwidth aktual yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang mendownload suatu file.
Dengan hanya mempergunakan bandwidth sebagai patokan, kita menganggap seharusnya file yang akan didownloadnya yang berukuran 64 kb seharusnya bisa didownload dalam waktu sekedip mata atau satu detik, tetapi setelah diukur ternyata memerlukan waktu 4 detik. Jadi jika ukuran file yang didownload adalah 64 kb, sedangkan waktu downloadnya adalah 4 detik, maka bandwidth yang sebenarnya atau bisa kita sebut sebagai throughput adalah 64 kb / 4 detik = 16 kbps. Sayangnya, throughput karena banyak alasan, kadang sangat jauh dari bandwidth maksimum yang mungkin dari suatu media.

Beberapa faktor yang menentukan bandwidth dan throughput adalah :

1.            Piranti jaringan
2.            Tipe data yang ditransfer
3.            Topologi jaringan
4.            Banyaknya pengguna jaringan
5.            Spesifikasi komputer client/user
6.            Spesifikasi komputer server
7.            Induksi listrik dan cuaca
Akhirnya setelah memahami konsep throughput selain dari konsep bandwidth dan mengapa hal itu bisa terjadi, kita bisa mulai memahami apa yang terjadi sesungguhnya pada jaringannya. Dengan memahami konsep-konsep tersebut kita dapat mulai memperhitungkan keperluan kecepatan koneksi internet kita yang sesungguhnya dan pilihan koneksi yang diperlukan. Bukan hanya karena termakan iklan yang menebarkan janji bandwidth yang tinggi dengan harga yang murah.

Mungkin Yang Kamu Cari

Tinggalkan Komentar

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.